Selasa , Desember 10 2019
Berita Terbaru
Home / Bawaslu Jateng / Bawaslu Ajak Siswa SMA/SMK di Kabupaten Semarang Lawan Politik Uang

Bawaslu Ajak Siswa SMA/SMK di Kabupaten Semarang Lawan Politik Uang

UNGARAN – Serentak di 9 SMA/SMK di Kabupaten Semarang, Senin (18/2/2019) Bawaslu Kabupaten Semarang mengajak para siswa untuk menolak dan melawan Politik Uang. Melalui program “Bawaslu Go To School”, Komisioner Bawaslu dan anggota Panwascam bertindak sebagai pembina upacara bendera.

Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang Ummi Nu’amah mengatakan, program Bawaslu Go To School sengaja menyasar kalangan pelajar karena pelajar dinilai masih mempunyai idelisme untuk melakukan perubahan dalam mewujudkan Pemilu yang Bersih dan Bermartabat.

“Melalui kegiatan upacara bendera, kami mensosialisasikn pentingnya kalangan pelajar untuk terlibat dalam pengawasan partisipatif, siap dan berani tolak money politik,” kata Ummi, Senin (18/2/2019) siang.

Ummi yang juga Kordiv Sengketa di Bawaslu Kabupaten Semarang ini menjelaskan, program Bawaslu Go To School ini digulirkan sejak awal Januari 2019. Tercatat sedikitnya 41 SMA/SMK di Kabupaten Semarang yang sudah disasar kampanye tolak politik uang ini.

Isu besar yang diusung dalam kegiatan ini, selain tolakmpolitik uang, juga mengajak para siswa untuk menolak politisasi SARA, ujaran kebencian dan berita hoaks. Menurut Ummi, para pelajar yang masuk kategori kelompok milenial ini memegang peranan penting dalam sukses tidak Pemilu 2019.

‘Di Kabupaten Semarang Semarang Jumlah Pemilih Milenial, yakni yang berusia 17-20 tahun ada sekitar 54.109 pemilih. Kalau semua bergerak tolak politik uang, saya yakin kualitas Pemilu akan semakin baik,” tandasnya.

Kordiv Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Semarang Syahrul Munir mengatakan, berdasarkan catatan Bawaslu Kabupaten Semarang, kegiatan Bawaslu Go To School, hingga Senin (18/2/2019) sudah dilaksanakan di 41 SMA/SMK di Kabupaten Semarang. Antara lain di SMK Widya Praja Ungaran, MAN Tengaran, SMK Darussalam Bergas, SMK Gajah Mada Pabelan, SMK Muhammadiyah Susukan, SMAN Tengaran, SMA Bhakti Muda Kaliwungu, SMK Masehi Ambarawa, SMK dr Cipto Ambarawa.

Selain itu SMA Islam Sudirman Ambarawa, SMAN Ambarawa, SMK Islam Sudirman 1 Ambarawa, SMK Kanisius Ambarawa, SMK Threresiana Bandungan, SMK Al Mina Bandungan, SMA Wirausaha Bandungan, SMK Jambu, SMA Kartika III Banyubiru, SMKNU Roudlotul Furqon Banyubiru, SMAN 1 Tuntang, SMK Tuntang, SMK 1 Pringapus, MA Quran Pringapus, SMKN Bawen, SMA Virgo Fidelis Bawen, SMK Al Ittihad Bringin, SMK Bancak, SMKN Pabelan, SMK NU Suruh, MAN Suruh, SMA Assalafi Susukan, SMA Plus Bina Insani Susukan, SMA Muhammadiyah Susukan, SMK Wikrama Susukan, SMK Al Mustaqim Susukan, SMKN 1 Kaliwungu, SMK Budi Dharma Kaliwungu, SMKN 1 Tengaran, SMAN Tengaran, MAN Tengaran, SMK Tarunatama Getasan, SMA 1 Getasan, SMAN 1 Bergas, SMKNU Ungaran, SMK Kanisius Ungaran, SMK Kanaan Ungaran.

“Masih ada sekitar 32 sekolah yang akan kita sosialisasi sampai awal April 2019 mendatang,” kata Munir.

Ditambahkan Munir, selain Bawaslu Go To School, program Bawaslu lainnya dalam rangka mengawal Pemilu 2019 yang bersih dan bermartabat adalah membuat sejumlah kegiatan yang menyasar kelompok basis atau komunitas dengan berbagai sarana sosialisasi mulai dari seni musik, lukis, siaran dagelan di udara.

“Sasarannya dari kelompok perempuan, santri, pekerja hiburan, dan beberapa kelompok rentan yang ada di Kabupaten Semarang,” tuntasnya.

/Humas Bawaslu Kab. Semarang

About Humas Bawaslu

Check Also

Bawaslu Sukoharjo Mulai Petakan IKP Pilkada 2020

Sukoharjo- Menjelang Pemilihan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sukoharjo, Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *