Minggu , Oktober 20 2019
Berita Terbaru
Home / Bawaslu Jateng / Bawaslu Serahkan Santunan ke Keluarga PPD yang Meninggal

Bawaslu Serahkan Santunan ke Keluarga PPD yang Meninggal

SANTUNAN : Komisioner Bawaslu Provinsi Jateng, didampingi Bawaslu Kabupaten Blora, Jum’at (28/6) menyerahkan santunan kepada ahli waris Sutoto Wibowo PPD/K Kauman Blora yang meninggal saat bertugas di Pemilu 2019.

Blora – Ahli waris Sutoto Wibowo Pengawas Pemilu Kelurahan Kauman Kecamatan Blora, Kabupaten Blora menerima santunan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Santunan sebesar Rp 36 juta tersebut diserahkan oleh Komisioner Bawaslu Provinsi Jateng M Rofiudin kepada ahli waris Sunarti Sulistyowati di kediamannya RT 04 RW 02 Kelurahan Kauman Blora, Jum’at (28/6).

“Mewakili Bawaslu RI kami mengucapkan terikasih atas dedikasi almarhum yang telah menjalankan tugas menjadi Pengawas Pemilu Desa,” ujar M Rofiudin.

Santunan juga diberikan kepada jajaran pengawas lainnya di Jawa Tengah dan hingga saat ini sudah diserahkan semuanya. Santunan diberikan langsung melalui rekening ahli waris sehingga bisa di cek pada rekeningnya.

Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Blora Achmad Rozak mengatakan, Sutoto Wibowo meninggal pada Januari 2019 usai melaksanakan tugas pengawasan di Kelurahan Kauman. Sekaligus 1 diantara 11 pengawas di Jateng yang sudah mendapatkan santunan karena meninggal dunia.

Sementara itu ahli waris Sunarti Sulistyowati mengatakan kalau keluarganya sangat berterima kasih kepada Bawaslu yang telah memberikan santunan. Dirinya juga tidak menyangka akan mendapatkan musibah atas meninggalnya sang suami. “Yang jelas kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya semoga seluruh jajaran Bawaslu sukses dalam menjalankan tugasnya,” ungkap Sunarti haru.

Almarhum Sutoto Wibowo merupakan panwas kelurahan yang tergolong senior, tergabung sebagai pengawas sejak 2009.

/Humas Bawaslu Blora

About Humas Bawaslu

Check Also

Putusan Kasus-Kasus Pemilu 2019 di Jawa Tengah

  Dalam proses pemilu 2019 ada berbagai putusan yang ada di Jawa Tengah. Baik putusan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *