Galat basis data WordPress: [Table './jatengba_DN3w1/7p_wfhits' is marked as crashed and should be repaired]
SELECT MAX(attackLogTime) FROM 7p_wfhits

Bawaslu Jateng Sebar Semangat Pengawasan Partisipatif di Banjarnegara – Bawaslu Jawa Tengah
Scroll Top

Bawaslu Jateng Sebar Semangat Pengawasan Partisipatif di Banjarnegara

Gugus saat membuka acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di Banjarnegara

Banjarnegara – Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan “Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif” di Kabupaten Banjarnegara pada Kamis (11 November 2021). Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Provinsi Jawa Tengah mengundang sekitar 50 peserta yang berasal dari organisasi pemuda, LSM, akademisi, dan jurnalis.

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Provinsi Jawa Tengah menghadirkan dua narasumber, yakni Anggota Bawaslu Kabupaten Banjarnegara, Endro Wibowo Aji dan Mantan Anggota KPU Kabupaten Banjarnegara Iman Ustaat.

Kegiatan yang dimaksudkan untuk menumbuhkan semangat pengawasan partisipatif tersebut dimulai pada pukul 09.00 WIB, dengan agenda pembukaan acara oleh Koordinator Divisi Organisasi Bawaslu Provinsi Jawq Tengah, Gugus Risdaryanto. Dalam pembukaan, Gugus menegaskan kegiatan-kegiatan seperti ini harus digencarkan dengan memperluas jangkauan ke semua lapisan. Lahirnya pengawas-pengawas partisipatif di berbagai lini dan daerah inilah yang nantinya diharapkan akan membantu mewujudkan kesuksesan pesta demokrasi.

Anggota Bawaslu Banjarnegara Endro saat memberikan materi peran partisipatif

 

Selanjutnya, Gugus membeberkan usaha-usaha yang telah dilakukan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah dalam menyebarkan semangat pengawasan partisipatif. Salah satunya adalah Sosialisasi Pengawasan Partisipatif. Gugus menjelaskan bahwa kegiatan di Banjarnegara ini merupakan kegiatan sosialisasi yang ke empat. Rencananya masih ada dua titik lagi yang dijadikan sasaran kegiatan, yaitu Temanggung dan Cilacap.

Gugus berharap kepada para calon pengawas partisipatif agar ketika mengawasi pelaksanaan pemilu dan pemilihan nantinya tetap mengacu kepada peraturan yang berlaku. Dengan berpedoman dan memahami aturan tentunya akan membuat keputusan yang diambil menjadi tepat dan memiliki dasar hukum.

“Pelaksanaan pemilu dan pemilihan 2024 nanti akan bergantung pada aturan Undang-Undang. Jika UU Nomor 7 tahun 2017 dan UU nomor 10 tahun 2016 tidak mengalami perubahan, maka permasalahan besok akan sama dengan pemilu 2019 lalu. Inovasi-inovasi dalam pemilu 2019 dan pilkada 2020 hanya bersifat sebagai alat bantu. Pengalaman Bawaslu dalam menghadapi masalah utama yang sama dan dukungan bapak/ibu sebagai pengawas partisipatif akan memastikan pemilu dan pemilihan 2024 berjalan LUBER dan JURDIL.” kata Gugus.

“Semoga acara ini menjadi jembatan bagi Bawaslu untuk dapat menyampaikan kepada masyarakat umum khususnya masyarakat Banjarnegara, bahwa mengawasi pelaksanaan pemilu sebagai upaya mensukseskan demokrasi adalah tanggung jawab kita bersama,” harap Gugus.

Pimpinan Bawaslu Jateng dan Banjarnegara saat foto bersama dengan peserta

 

Humas Bawaslu Jateng

Leave a comment

Skip to content