Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Harus Serius Bekali Pengawas TPS Pilkada 2020

Bawaslu Harus Serius Bekali Pengawas TPS Pilkada 2020
Semarang (12/11) – Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah M. Fajar Saka mengingatkan seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota harus memiliki pehamaman yang lebih baik pada saat memberi pembekalan kepada Pengawas AdHoc, terutama para Pengawas TPS. "Nantinya juga sudah disiapkan buku saku bagi pengawas TPS sebagai pegangan saat melakukan pengawasan," kata Fajar saat membuka kegiatan lanjutan Bimtek Panwaslu kelurahan/desa peningkatan kapasitas SDM Bawaslu Kabupaten/Kota di Jateng pada pengawasan Pilkada 2020, 12-14 November 2020. Dalam kesempatan tersebut Fajar mengatakan bahwa kebutuhan 44.077 orang pengawas TPS di 21 kabupaten/kota yang melaksanakan pilkada 2020 akan terpenuhi. Mengingat antusias pendaftar PTPS yang mencapai lebih dari 80 ribu orang. “Sampaikan salam saya kepada seluruh pengawas TPS bahwa mereka sesungguhnya adalah wajahnya kita nanti, ketika hari H Pemilihan suara orang-orang tidak akan melihat siapa pimpinan Bawaslu Kab/Kota atau provinsi tetapi yang dilihat adalah para pengawas TPS,” ungkap Fajar. Fajar menambahkan, ketika terjadi masalah pada pungut hitung dan KPPS tidak mampu menyelesaikan atau memahami regulasinya dan pengawas TPS salah memberikan saran/rekomendasi maka yang tersebar informasinya bukan PTPS nya yang ngawur, tetapi Bawaslu nya yang tidak beres. Sehingga Fjar mengingatkan kepada seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota untuk memastikan seluruh jajaran pengawas adhoc mulai dari Panwascam hingga PTPS memahami tugas pokok dan fungsinya. Jika memang ada pengawas adhoc yang dirasa kurang kapasitasnya, maka sudah menjadi tugas dan kewajiban bagi pengawas level diatasnya untuk mendampingi.
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle