Lompat ke isi utama

Berita

Diana Ariyanti : Pendidikan Pengawas Partisipatif Merupakan Embrio Perpanjangan Tangan Bawaslu di Tengah Masyarakat

Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Diana Ariyanti membuka kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Semarang

Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Diana Ariyanti membuka kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Semarang

KABUPATEN SEMARANG - Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Diana Ariyanti, menegaskan bahwa peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan embrio perpanjangan tangan Bawaslu dalam memperkuat pengawasan pemilu di tengah masyarakat. Melalui program tersebut, peserta diharapkan mampu menjadi agen pengawasan yang turut mengawal setiap tahapan pemilu secara aktif dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Diana saat membuka kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Semarang.(Rabu,22/07/2026) Menurut dia, pengawasan partisipatif menjadi salah satu strategi penting untuk memperluas jangkauan pengawasan sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kualitas demokrasi.

Diana mengatakan, terdapat tiga tujuan utama yang ingin dicapai melalui penguatan pengawas partisipatif. Pertama, memasifkan sosialisasi mengenai bahaya politik uang kepada masyarakat agar semakin banyak warga yang memahami dampak buruk praktik tersebut terhadap kualitas demokrasi. Kedua, meningkatkan integritas penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan melalui keterlibatan aktif masyarakat dalam melakukan pengawasan. Ketiga, mendorong terwujudnya pemilu yang lebih bermartabat, jujur, dan adil.

"Peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan embrio perpanjangan tangan Bawaslu. Kami berharap mereka mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing, menyebarluaskan edukasi tentang bahaya politik uang, serta ikut menjaga integritas pemilu agar pelaksanaannya semakin bermartabat, jujur, dan adil," kata Diana.

Ia menambahkan, keberhasilan pengawasan pemilu tidak dapat hanya mengandalkan Bawaslu sebagai lembaga penyelenggara. Dukungan dan partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah berbagai potensi pelanggaran, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Oleh karena itu, Pendidikan Pengawas Partisipatif diharapkan mampu melahirkan kader-kader pengawas yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu di daerahnya.

Humas Bawaslu Jawa Tengah

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle