Petakan Usulan Dana Hibah, Bawaslu Jateng Gelar Rapat Kesiapan Dukungan Anggaran Pemilihan
|
[caption id="attachment_12217" align="alignnone" width="665"]
Rapat Konsolidasi Kesiapan Dukungan Anggaran pada Pemilihan Tahun 2024 diadakan Bawaslu Jateng untuk memetakan kesiapan dana hibah Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. (Dok: Yoga)[/caption]
Semarang - Guna mendukung perencanaan program dan anggaran penyelenggara Pemilihan berjalan dengan optimal, Bawaslu Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Rapat Konsolidasi Kesiapan Dukungan Anggaran pada Pemilihan Tahun 2024 di Hotel Pandanaran Inn Semarang hari Senin (11/09/2023).
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Ketua Bawaslu Jawa Tengah, Muhammad Amin. Hadir dalam kegiatan ini Anggota Bawaslu Jawa Tengah Muhammad Rofiuddin, Achmad Husein, Nur Kholiq, dan Wahyudi Sutrisno. Juga hadir Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Kartini Tjandra Lestari, Kepala Bagian Administrasi, Tri Adiyanto Baay beserta jajaran sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Peserta kegiatan berjumlah 105 orang yang berasal dari 35 Bawaslu Kabupaten/Kota se Jawa Tengah. Adapun peserta terdiri atas Ketua, Anggota yang mengampu Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi, dan Kepala/Koordinator Sekretariat.
Saat pembukaan, seluruh Anggota Bawaslu Jawa Tengah memberikan sambutan. Achmad Husein menjelaskan, agar Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk segera dilaksanakan. Hal tersebut dilakukan agar semua dapat terselesaikan, terutama terkait dengan dana hibah tahun 2024 yang bersumber pada APBD tingkat Kabupaten/ Kota. Husein juga menghimbau kepada jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota agar selalu menjalin hubungan solidaritas antar stakeholder, baik internal maupun eksternal, "Hubungan kerjasama antar stakeholder perlu kita jaga, Tanpa adanya support dari berbagai pihak, Bawaslu akan mengalami kendala dalam melakukan pencegahan", ucap Husein.
Sedangkan Nur Kholiq mengungkapkan, bahwasannya mapping kesiapan dana hibah Pilkada maupun manajemen dana hibah bagi Bawaslu Jawa Tengah bukan hal yang baru. Kholiq optimis penyelenggaraan Pemilu akan berjalan dengan lancar. "Pada Pilkada (Pemilihan) 2020 Bawaslu sudah punya modal bagaimana tata laksana (pengelolaan dana hibah) yang baik di 21 Kabupaten/Kota dan kegiatan tersebut berlangsung saat pandemic Covid 19. Namun kegiatan tersebut tetap berjalan dengan lancar", kata Kholiq.
Selanjutnya Anggota Bawaslu terakhir yang memberikan sambutan, Wahyudi Sutrisno menjelaskan perlunya kesiapan jajaran Bawaslu Provinsi maupun Kabupaten/Kota dalam menghadapi sengeketa penetapan DPT yang akan ditetapkan pada tanggal 3 November 2023, "Kita menyadari bahwasannya Bawaslu Kab/Kota terdiri dari Anggota Bawaslu yang masih baru, perlu adanya akselerasi terhadap penguasaan penyelesaian sengketa proses kalau kita akan menghadapi sengketa pasca DPT, terutama pada kesiapan SDM maupun sarana prasana Kabupaten Kota", kata Wahyudi.
Dalam sesi pembukaan Ketua Bawaslu Jawa Tengah, Muhammad Amin menghimbau kepada jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota agar segera melakukan konsolidasi peningkatan di partisipasi Masyarakat terkait desa anti politik uang, desa pengawasan, maupun keterlibatan generasi milenial atau gen Z, "lakukan koordinasi dengan lintas agama maupun lintas wilayah untuk meminimalisir terjadinya konflik menjelang masa kampanye" pesan Amin.
Kontributor: B. Bimantara
Rapat Konsolidasi Kesiapan Dukungan Anggaran pada Pemilihan Tahun 2024 diadakan Bawaslu Jateng untuk memetakan kesiapan dana hibah Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. (Dok: Yoga)[/caption]
Semarang - Guna mendukung perencanaan program dan anggaran penyelenggara Pemilihan berjalan dengan optimal, Bawaslu Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Rapat Konsolidasi Kesiapan Dukungan Anggaran pada Pemilihan Tahun 2024 di Hotel Pandanaran Inn Semarang hari Senin (11/09/2023).
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Ketua Bawaslu Jawa Tengah, Muhammad Amin. Hadir dalam kegiatan ini Anggota Bawaslu Jawa Tengah Muhammad Rofiuddin, Achmad Husein, Nur Kholiq, dan Wahyudi Sutrisno. Juga hadir Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Kartini Tjandra Lestari, Kepala Bagian Administrasi, Tri Adiyanto Baay beserta jajaran sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Peserta kegiatan berjumlah 105 orang yang berasal dari 35 Bawaslu Kabupaten/Kota se Jawa Tengah. Adapun peserta terdiri atas Ketua, Anggota yang mengampu Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi, dan Kepala/Koordinator Sekretariat.
Saat pembukaan, seluruh Anggota Bawaslu Jawa Tengah memberikan sambutan. Achmad Husein menjelaskan, agar Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk segera dilaksanakan. Hal tersebut dilakukan agar semua dapat terselesaikan, terutama terkait dengan dana hibah tahun 2024 yang bersumber pada APBD tingkat Kabupaten/ Kota. Husein juga menghimbau kepada jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota agar selalu menjalin hubungan solidaritas antar stakeholder, baik internal maupun eksternal, "Hubungan kerjasama antar stakeholder perlu kita jaga, Tanpa adanya support dari berbagai pihak, Bawaslu akan mengalami kendala dalam melakukan pencegahan", ucap Husein.
Sedangkan Nur Kholiq mengungkapkan, bahwasannya mapping kesiapan dana hibah Pilkada maupun manajemen dana hibah bagi Bawaslu Jawa Tengah bukan hal yang baru. Kholiq optimis penyelenggaraan Pemilu akan berjalan dengan lancar. "Pada Pilkada (Pemilihan) 2020 Bawaslu sudah punya modal bagaimana tata laksana (pengelolaan dana hibah) yang baik di 21 Kabupaten/Kota dan kegiatan tersebut berlangsung saat pandemic Covid 19. Namun kegiatan tersebut tetap berjalan dengan lancar", kata Kholiq.
Selanjutnya Anggota Bawaslu terakhir yang memberikan sambutan, Wahyudi Sutrisno menjelaskan perlunya kesiapan jajaran Bawaslu Provinsi maupun Kabupaten/Kota dalam menghadapi sengeketa penetapan DPT yang akan ditetapkan pada tanggal 3 November 2023, "Kita menyadari bahwasannya Bawaslu Kab/Kota terdiri dari Anggota Bawaslu yang masih baru, perlu adanya akselerasi terhadap penguasaan penyelesaian sengketa proses kalau kita akan menghadapi sengketa pasca DPT, terutama pada kesiapan SDM maupun sarana prasana Kabupaten Kota", kata Wahyudi.
Dalam sesi pembukaan Ketua Bawaslu Jawa Tengah, Muhammad Amin menghimbau kepada jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota agar segera melakukan konsolidasi peningkatan di partisipasi Masyarakat terkait desa anti politik uang, desa pengawasan, maupun keterlibatan generasi milenial atau gen Z, "lakukan koordinasi dengan lintas agama maupun lintas wilayah untuk meminimalisir terjadinya konflik menjelang masa kampanye" pesan Amin.
Kontributor: B. Bimantara