Rofiuddin: Kita Punya Pengalaman Pemilu, Tapi Tetap Perlu Hati-Hati
|
Semarang (20/09/2023) – Anggota Bawaslu Jawa Tengah Muhammad Rofiuddin menuturkan bahwa tahapan pemilu sudah riuh dimana-mana. Dia menyampaikan bahwa kita tetap perlu berhati-hati dalam pemilu 2024 nanti. “kita sudah punya pengalaman pada pemilu 2019 tapi segi teknis berbeda biarpun undang-undangnya sama di pemilu 2024 nanti.â€tuturnya dihadapan peserta yang terdiri dari divisi Humas Polres se Jawa Tengah dalam Forum Group Discussion yang diadakan oleh Polda Jawa Tengah di Semarang.
Dia mencontohkan perbedaan dari pemilu sebelumnya yaitu kampanye pada pemilu 2024 nanti 75 hari tapi pada pemilu 2019 lebih lama dari itu. Tentunya hal demikian pasti akan menimbulkan kerawanan-kerawanan yang perlu diwaspadai.
Acara FGD yang diadakan ini bertemakan optimalisasi humas sebagai cooling system pada pemilu 2024 dirasa sangat penting dimana kerawanan yang perlu diwaspadai salah satunya adalah konten Hoaks. Rofiuddin menggaris bawahi hal ini karena dari pemilu-pemilu sebelumnya konten hoaks ini selalu berubah-ubah metode dan sasaranya. Tentunya dengan potensi-potensi pelanggran yang lain seperti ujaran kebencian,politik identitas, SARA dan lain-lain.
“Bawaslu memastikan melalui pengawasan,pencegahan,penindakan melakukan upaya-upaya untuk tidak terjadinya pelanggaran. Hal itu dilakukan dengan cara pencegahan salah satunya dengan konten-konten positif,edukatif dan membawa pesan perdamaian.â€ucap anggota Bawaslu Jateng yang sekaligus pernah menjadi wartawan ini.
Hari ini, lanjut Rofiuddin, penyebaran informasi sangatlah cepat dengan adanya internet masyarakat pedesaan dapat mengakses informasi yang kita bagikan. Dengan peserta yang hadir pada FGD ini dia yakin bahwa informasi yang nantinya akan dibuat harus membawa misi-misi positif untuk masyarkat.
“informasi yang akan disebarkan nanti harus positif dan mendidik masyarakat yang nantinya membawa pesan perdamaian pada konteks pemilu 2024 nanti.â€tutupnya
Penulis : Bayubijag

