Lompat ke isi utama

Berita

Sunny Ajak Masyarakat Berpartisipasi dalam Pemilu

Sunny Ajak Masyarakat Berpartisipasi dalam Pemilu
Karanganyar – Pengawasan yang dilakukan masyarakat dalam  pemilu maupun pemilihan di Indonesia dinilai masih rendah. Sehingga perlu secara intensif mulai menggencarkan berbagai platform partisipatif. Pernyataan tersebut disampaikan akademisi Sunny Ummul Firdaus dalam kegiatan pengawasan partisipatif yang digelar Bawaslu Jawa Tengah. Acara berlangsung di Karanganyar pada Kamis, 10 Juni 2021. Sunny mengajak kembali meningat  bahwa sebagaimana termaktub dalam Pembukaan  UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, melaksanakan kesejahteraan umum dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia. Dalam kesempatan tersebut Akademisi UNS yang akrab disapa Sunny tersebut menjelaskan bahwa Pemilu secara filosofis harapannya dapat mewujudkan cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia. Untuk mewujudkan wakil rakyat yang demokratis, diperlukan sebuah pengaturan pemilu yang efektif dan efisien, dilaksanakan secara free and fair, tidak ada manipulasi dan apapun. “Faktor yang menjadi keterlibatan partisipasi itu rendah, hanya 21%. Konsep pengawasan yang konvensional ini bisa di upgrade” ujar Sunny. Selain itu, tambah Sunny, partisipasi sangat dibutuhkan dari hal-hal yang mendasar diantarannya Subtansion, Structure dan Culture. Ketiga hal tersebut harus bersama-sama mewujudkan tujuan dan cita-cita berbangsa dan bernegara. Prosedur penanganan pelanggaran yang ada di Bawaslu terus harus digencarkan sehingga masyarakat semakin paham bahwa pelanggaran pemilu dan pemilihan dapat ditindaklanjuti sehingga nantinya dapat menghasilkan pemimpin bangsa yang berkualitas. “Terkait dengan kriteria pelanggaran, saya lihat di beberapa Bawaslu sudah secara transparan mengenai informasi progres-progres pelaporan yang masuk," kata Sunny.   Penulis : Yusuf M Editor : Humas BAwaslu Jateng
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle