Lompat ke isi utama

Berita

Lima Perguruan Tinggi Jawa Tengah Lolos Tahap Eliminasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI, Bawaslu Jateng Apresiasi Semangat Seluruh Peserta

 Bawaslu Provinsi Jawa Tengah mengapresiasi capaian lima perguruan tinggi asal Jawa Tengah yang berhasil lolos Tahapan Eliminasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi Tahun 2026

Bawaslu Provinsi Jawa Tengah mengapresiasi capaian lima perguruan tinggi asal Jawa Tengah yang berhasil lolos Tahapan Eliminasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi Tahun 2026

SEMARANG – Bawaslu Provinsi Jawa Tengah mengapresiasi capaian lima perguruan tinggi asal Jawa Tengah yang berhasil lolos Tahapan Eliminasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi Tahun 2026 dan berhak melaju ke Tahapan Regional. Berdasarkan pengumuman Dewan Juri tertanggal 31 Juli 2026, lima perguruan tinggi tersebut adalah UIN Walisongo Semarang, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Universitas Sebelas Maret, dan Universitas Slamet Riyadi.

Kelima perguruan tinggi tersebut akan mewakili Jawa Tengah pada Tahapan Regional bersama peserta dari berbagai provinsi di Regional Tengah. Keberhasilan ini menunjukkan tingginya kualitas mahasiswa Jawa Tengah dalam memahami isu-isu kepemiluan, khususnya penegakan hukum pemilu, sekaligus menjadi kebanggaan bagi dunia akademik di provinsi ini.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Achmad Husain, menyampaikan apresiasi kepada seluruh perguruan tinggi di Jawa Tengah yang telah berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.

"Kami mengucapkan selamat kepada lima perguruan tinggi yang berhasil lolos ke Tahapan Regional. Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, persiapan yang matang, serta semangat para mahasiswa dalam memperdalam pemahaman mengenai penegakan hukum pemilu. Kami berharap mereka dapat memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Jawa Tengah di tingkat regional maupun nasional."

Achmad Husain juga menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada 23 perguruan tinggi di Jawa Tengah yang telah mengikuti proses seleksi namun belum berhasil melaju ke tahap berikutnya.

"Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada 23 perguruan tinggi yang telah berpartisipasi. Lolos atau belum lolos bukanlah akhir dari proses pembelajaran. Semangat, gagasan kritis, dan komitmen yang telah ditunjukkan menjadi modal penting dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Kami berharap seluruh perguruan tinggi tetap menjadi mitra strategis Bawaslu dalam meningkatkan literasi kepemiluan, pengawasan partisipatif, serta penguatan kesadaran hukum pemilu di lingkungan akademik."

Bawaslu Provinsi Jawa Tengah menilai antusiasme 28 perguruan tinggi yang mengikuti kompetisi tahun ini menjadi indikator meningkatnya perhatian kalangan akademisi terhadap isu kepemiluan dan demokrasi. Kompetisi debat tidak hanya menjadi ajang adu argumentasi, tetapi juga ruang pengembangan kapasitas mahasiswa dalam memahami regulasi, menyusun analisis hukum, serta menawarkan solusi atas berbagai tantangan penegakan hukum pemilu.

Melalui Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI, Bawaslu berharap sinergi antara perguruan tinggi dan penyelenggara pemilu semakin kuat dalam membangun ekosistem demokrasi yang berintegritas. Bawaslu Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya generasi muda yang kritis, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap penguatan demokrasi serta penegakan hukum pemilu di Indonesia.

Humas Bawaslu Jawa Tengah

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle